aku ngga tau harus mulai darimana dan sekarang aku bingung mau ngomong apa, begitu aku merasa ada yang mengusik batinku, aku sakit saat itu juga dan saat itu juga aku bisa langsung melupakannya, dan suatu ketika aku mengingatnya kembali begitu seterusnya hingga hal-hal baru yang mengusik, mungkin ini cobaan, janjiku tak sekedar dianggap janji oleh-Nya, dan aku yakin aku bisa, dan kamu bisa sama-sama bertahan untuk kita nantinya, memang ngga semudah yang kita pikirkan dulu saat kita setiap saat bisa bertatap muka langsung, tapi kita bukan 'yang biasa' kita luar biasa, kita bisa, pasti, amien, kamu kayak gitu, ya memang itu kamu, tapi setidaknya kamu mengertilah keseimbangan dan timbal balik, maaf aku menulis, semoga mengerti
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
ask me anything don't ask me everything :)