Sabtu, 27 Agustus 2011

VERY VERY VERY ABSURD !!!!

aku ngga ngerti deh kenapa hari ini ngga berjalan sesuai yang aku harapin, eh buat loe, jangan nyusahin dong dan sadar diri masih mending ada yang ngurusin kamu dan ngedidik kamu, gara-gara loe rencanaku kacau orang tuaku juga nganggepnya aku yang dewasa aku yang harusnya lebih ngerti, dan buat kamu, aku lagi butuh kamu tahu nggak, aku mau cerita, tapi kamu malah ngga tau kemana, moga aja inget kalau aku itu masih hidup dan tentunya butuh kamu 
OH GOD !! I'M SORRY, I HATE THIS PART ON MY LIFE !! I WANT TO SLEEP NOW, BYE
absurd -_____-

Jumat, 26 Agustus 2011



@cosmo
thanks for today, thanks for french fries, nice to 'craze and share the absurd thing' w/ ya Tites Sri Dewi Pratiwi (kapan-kapan lagi ya) :)

Social Network = mulai membosankan !

Friendster, facebook, twitter, plurk, koprol, saling sapa, heello, my space, blah blah blah...
masih banyak social network yang ada, dan beragam species dan kelaminnya (loh). Kebutuhan akan internet memang sekarang diasumsikan berlebihan oleh beberapa pihak, kayak *ababil dan manusia *alaay, iiih loe ngga punya fesbuk, berarti ngga gahol ?! matih, soooo :o ?? (gue sih punya) meskipun aku ababil (remaja aja) tapi aku ngga alaay lho :D jadi inget postinganku yang lalu yang kata raditya dika lahir - bayi - remaja - 4Layy - dewasa -____-
Sebenernya internet dan social network itu ada atau diciptakan buat apa tho ? aku sendiri juga bingung, ngaku deh, jujur aku juga pernah ngalami yang namanya online addicted. Tapi kalau tak pikir-pikir, bolehlah tapi jangan berlebihan, kasihan pekerjaan, waktu, ha-hal yang lebih penting, dan orang lain yang kita korbanin. Internet tentunya bermanfaat jika memang dimanfaatkan sebaik-baiknya tapi jangan terus dipuji dan dipuja dijadikan kebutuhan primer atau bahkan "..aku ta bisaaa hidup tanpa twitteerrr dan.." (red: vierra).

Jumat, 19 Agustus 2011

alay = fase ke-5 tahap pendewasaan

kL1@nd izZa bCa tuLi5aNd n! gG@ ??
atOw eaNg B3g1n! ??
pusing kan ? sama -___- 

Alay adalah sebuah istilah yang merujuk pada sebuah fenomena perilaku remaja di Indonesia. "Alay" merupakan singkatan dari "anak layangan." Istilah ini merupakan stereotipe yang menggambarkan gaya hidup norak atau kampungan. Selain itu, alay merujuk pada gaya yang dianggap berlebihan dan selalu berusaha menarik perhatian. Seseorang yang dikategorikan alay umumnya memiliki perilaku unik dalam hal bahasa dan gaya hidup. Dalam gaya bahasa, terutama bahasa tulis, alay merujuk pada kesenangan remaja menggabungkan huruf besar-huruf kecil, menggabungkan huruf dengan angka dan simbol, atau menyingkat secara berlebihan. Biasanya gaya alay diterapkan di berbagai aspek kehidupan remaja, di social network misalnya, kayak facebook, twitter, sampai bahasa sms, foto dengan bibirnya manyun, atau naruh jari telunjuk di bibir, dan banyak juga istilah  temennya alay : kayak galau atau penggalauan dan yang lebih miris ababil (ABG labil, alamaak -__-)
ex :
aEe l3hh naL ??
maacih, follback eaah \m/
aQkuwH caiiAn9z b3udtZ cam@ aMmuwh
cemunguudth ^^
----------oo------------
Kurang lebih kayak gitu lah (sumpah, puyeng nulisnya !!) yang aku dapet di berbagai media, kita sering ngolok-olok orang lain atau sok gaya yang bilang "alay loe !". Tanpa kita sadari, alay merupakan salah satu fase pertumbuhan manusia menuju kedewasaan, jadi gini : lahir - bayi - balita - remaja - @LayY - dewasa (raditya dika), tidak bisa dipungkiri kita juga mengalaminya, jadi jangan sombong dan jangan sok bener. Aku sendiri ngakuin kalau aku juga (pernah) alay tapi ngga berlebihan lah (loh). Se-alay - alaynya kebiasaan yang aku sebutin di atas yang ngelakuin tetep manusia juga, mungkin cara pandang mereka saja yang berlebihan hehe :D
Jangan salah loh fenomena layaknya alay juga terjadi di Filipina namanya jejemon, hahahahhah

Senin, 01 Agustus 2011

bersyukurlah !

Hidup ini mudah jika kita terbuka. Terbuka melihat hal-hal kecil di sekitar kita, terbuka menerima cobaan yang sedikit menghambat perjalanan kita, terbuka dalam berpikir begitu beruntungnya kita jika dibandingkan dengan orang lain, dan masih banyak lagi keterbukaan yang harus kita lakukan dalam menyikapi hidup. Untuk selanjutnya kita perlu berterima kasih kepada Tuhan atas takdir-Nya yangindah untuk kita. Itulah Bersyukur…
Penting lho ! apapun yang Tuhan kasih ke kita harus dijaga dan disyukuri termasuk kesehatan. Aku baru ngerti mahalnya sehat, kayak sekarang ini, Ramadhan, puasa, badan harus sehat, buat kalian yang sehat dijaga baik-baik jangan sampai sakit, nggak enak tauuk T_T 

Jujur aku sedih banget, dari 2 minggu yang lalu divonis 'Radang' halah lebay. Seminggu berlalu, rasa-rasanya sich snob, yakin banget kalau udah nggak apa apa, langsung deh gorengan, yang pedes-pedes terus es dan teman-temannya itu menggodaku. Sehari kemudian 'njeglek' kambuh lagi, duuuuhh.. yaaah, ke dokter lagi, obat lagi. "Kamu sich, dibilangin puasa yang gitu-gitu dulu bandel dibilanginnya !" pada cerewet marahin deh. Tapi emang kerasa banget deh sekarang, selama ini aku cuek banget sama kesehatan, kalau sakit yaudah ke dokter minum obat, udah, tapi tak pikir-pikir lagi, sehat itu anugerah yang paling luar biasa yang Tuhan kasih ke kita, coba kalau nggak sehat mau ngapa-ngapain juga susah kan. Sampai sekarang ini nih rasanya, komplikasi pokoknya, radang, batuk, alergi, pusing, panas jadi satu, bayangin deh (berlebihan) nelen ludah aja susah banget, aku nangis beneran ini :'( Haus pengen minum tapi buat minum aja sakit, laper pengen makan apalagi, rasanya kayak makan kedondong sama isinya. Kalau udah gini kan impossible buat puasa. Rugi kan. Banget.
Jadi, buat temen-temen semua ya, aku cuma mau ingetin jaga kesehatan dan semua yang Tuhan kasih ke kita dengan sebaik-baiknya, jangan mengeluh apalagi takabur, alhamdulillah deh pokoknya kita itu makhluk terindah dan tersempurna yang diciptain. Bersyukur itu gampang kalau kita ikhlas terima apa yang ada, tapi juga harus tetap berusaha dengan jalan yang sesuai untuk memperbaikinya. Pokoknya take care, jaga kesehatan ya, jangan sampai kayak aku :)